anak hobi menggigit

Anak Hobi Menggigit? Ini Solusinya

Di usia kanak-kanak banyak kegiatan yang awalnya sekedar iseng atau ketidaksengajaan namun lama kelamaan bisa menjadi kebiasaan. Salah satunya adalah kesukaan menggigit baju.

Kebiasaan ini sayangnya tidak hanya berlanjut dirumah, bisa terjadi dimanapun dan dalam kondisi apapun. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan :

Ajari bahwa menggigit adalah tindakan yang salah dan menyakiti orang lain. Anda harus tegas mengatakan “tidak boleh” atau “menggigit itu hal buruk”.

Kenali tanda-tanda ketika anak hendak menggigit. Biasanya dia akan menggeretakkan gigi, atau badannya berubah tegang. Lalu jauhkan dia dari orang lain yang mungkin jadi korban gigitannya, bawa dia ke tempat yang sepi untuk menenangkan emosinya. Bagi anak yang sedang tumbuh gigi, beri mainan atau makanan untuk menggigit.

Kurangi efektifitas dari kebiasaan menggigitnya. Jangan berikan apa yang ia inginkan jika dia mulai menggigit seseorang. Buat peringatan tegas tentang kebiasaan menggigitnya. Jauhkan dia dari teman, larang dia bermain sampai dia sadar bahwa tindakannya merugikan orang lain.

Ajari anak bagaimana mengungkapkan perasaannya. Misalnya mencium atau memeluk saat dia ingin mengungkapkan kasih sayang, mencolek atau menarik ujung baju saat mencari perhatian, mendorong dengan pelan saat ia tak ingin seseorang terlalu dekat dengannya.

Puji dia atas perilaku baik yang dilakukan. Memuji anak saat dia bertingkah laku manis bisa menjadi cara untuk menghilangkan kebiasaannya menggigit. Anak menjadi tahu bahwa ia tak perlu menggigit untuk mendapatkan perhatian.

Bantu anak anda melepaskan ketegangan dengan melakukan hal-hal positif. Contohnya membiarkan dia membantu anda memasak, bermain di taman sore hari, atau mengajaknya berenang.

Anak Mendengar Musik

Inilah Manfaat Anak Mendengarkan Musik

Bernyanyi dan mendengarkan musik merupakan salah satu media yang tepat untuk mendidik anak.

Ternyata hal ini bukan tanpa sebab lho! Banyak manfaat dari kegemaran yang satu ini . berikut ulasannya:

  1. Meningkatkan Respon Sensorik
    Seperti merasakan tekstur, mendengarkan musik juga dapat meningkatkan respon sensorik terhadap suara. Mendengarkan suara yang berbeda dapat membantu otak si kecil menjadi lebih responsif. Selain itu musik juga membantu si kecil untuk mengidentifikasi suara benda.
  2. Melatih Disiplin
    Bermusik dan mendengarkan musik tidak hanya sekadar memainkan musik dan instrumen yang berbeda. Lebih dari itu bermusik dapat melatih disiplin dan kesabaran anak. Pasti ada perbedaan besar antara memainkan musik dengan lembut karena terlatih, dengan permainan yang terdengar kasar hanya karena bisa memainkan musik.
  3. Memudahkan Belajar Angka dan Huruf
    Musik membuat anak lebih mudah mengenal angka dan huruf. Masih ingat dengan lagu tentang huruf dan angka? ternyata musik yang menempel pada lagu ini memang sengaja diciptakan agar mudah diingat, pantas belajar angka dan huruf begitu menyenangkan.
  4. Meningkatkan Kemampuan Akademis
    Saat si kecil beranjak besar, mereka akan mulai membaca lagu. Secara langsung hal ini akan melatih memori jangka pendek dan panjangnya untuk mengingat. Metode mengingat tersebut nantinya bisa mereka gunakan untuk mengingat juga banyak hal lain. Bahkan beberapa
    penelitian menyebutkan bahwa di usia lebih besar anak yang bermain musik lebih memahami pelajaran fisika dasar.

Semoga bermanfaat!

(diolah dari berbagai sumber)

Anak Lambat Bicara

Bunda, Ternyata Ini Beberapa Penyebab Anak Lambat Bicara

Berbicara adalah salah satu fase perkembangan yang akan dilewati anak saat ia tumbuh semakin besar.

Umumnya anak mulai bisa berbicara atau istilah dalam kedokterannya disebut Fase True Speech minimal 5 kata dan mengerti maksudnya pada usia 18 bulan.

Namun pada kasusnya, ada juga beberapa anak yang terlambat bicara pada usia 2 tahun bahkan 3 tahun, lalu apa penyebab hal itu terjadi?berikut ulasannya:

Kurang stimulasi dari orang tua
Jangan hanya mengandalkan kehangatan dekapan kita kepada mereka ya Sahabat Ummi , mengajaknya bernyanyi, atau mengulang-ulang beberapa kata dan metode lain agar anak aktif merupakan stimulus terbaik sehingga mereka tak terhambat proses bicaranya.

Respon Orang Tua Terlalu Cepat
Kecepatan dan teanggapan kita kadang membuat anak menjadi lambat berbicara. Contohnya, saat anak mengangkat tangan dan akan bilang mau mainan yang ada di dekat kita, buru-buru kita sediakan untuknya. Hal ini membuat ia tidak pernah diberi kesempatan untuk berbicara sendiri dan
menyampaikan sesuatu.

Gangguan Pendengaran
Mengapa ahli patologis melakukan tes pendengaran terlebih dahulu saat memeriksa anak? Hal ini karena gangguan pendengan menjadi salah satu faktor yang bisa membuat anak lambat berbicara.

Gangguan Pengolahan Auditori
Gangguan ini memang menyangkut pada pendengaran, namun berbeda konteks. Gangguan pengolahan auditori adalah sebuah gangguan yang menyebabkan anak sulit memahami apa yang ia dengar. Akibatnya anak juga mengalami kesulitan dan keterlambatan bicara.

Masalah Oral-Motol
Anak terlambat bicara bisa disebabkan karena kelainan pada mulut anak (oral motor), seperti gangguan langit-langit mulut serta lidah terlalu pendek yang berbuntut pada terhambatnya gerakan lidah untuk menghasilkan kata.

Pilihan Mainan yang Tepat

Pada saat ini memang era dimana manusia lebih memprioritaskan gadget atau gawai sebagai hiburan diri. Dampak pemakaian gawai yang sering akan dirasa buruk pada orang dewasa, apalagi untuk konsumsi anak kita. Jadi, alih-alih memberikan gadget agar praktis membuat anak anteng tapi memiliki dampak buruk. Lebih bak kenalkan dengan mainan tradisional. Selain menjada kebudayaan hal ini terbukti oleh penelitian mencipatakan komunikasi yang baik antara ayah, ibu dan anak.

Autisme
Gangguan terlambat bicara pada anak kemungkinan disebabkan adanya gangguan perkembangan spektrum autis atau gangguan konsentrasi/ hiperaktivitas, saat seperti ini peran kita sangatlah penting Sahabat Ummi. Konsultasikan ke dokter agar dapat metode yang tepat untuk pola asuhnya.

Gangguan neurologis
Gangguan neurologis pada anak dapat menjadi salah satu penyebab lambat bicara. Gangguan neurologis seperti cerebral palsy, distrofi otot, maupun cedera otak dapat mempengaruhi otot-otot yang diperlukan untuk berbicara sehingga anak akan mengalami kesulitan berbicara.

Anak adalah titipan Allah yang berharga semoga kita menjadi yang amanah dalam menjaaga titipanNya.


Aamiin.
(diolah dari berbagai sumber)

girl-showing-clock_23-2147982439

Ternyata Ini Waktu Ideal Anak Dalam Bermain

Bermain adalah hal yang menyenangkan. Bermain juga menjadi hal yang dibuthkan bagi siapapun terutama anak-anak. Namun berapa lama idealnay anak memiliki waktu bermain?

Apakah ada perbedaan waktu antara anak balita dan yang sudah memasuki jenjang sekolah? Simak penjelasan di bawah ini yuk!

  1. Untuk Bayi
    Tidak ada batasan waktu untuk kegiatan bermain pada bayi. Dalam segala kegiatan yang dilakukan
    bayi, usahakan orangtua selalu mendorong perkembangan motoriknya.
  2. Untuk Balita
    Balita Anda sebaiknya memiliki waktu khusus bermain selama satu setengah jam. Jenis kegiatannya
    adalah, 30 menit untuk aktivitas fisik yang direncanakan (misalnya main mobil-mobilan atau
    melempar bola) dan 60 menit untuk aktivitas fisik tidak terstruktur (bermain bebas).
  3. Usia pra sekolah
    Waktu bermain yang dianjurkan adalah 2 jam. Jenis aktivitasnya, 60 menit untuk aktivitas fisik yang
    direncanakan (seperti bermain sepak bola) dan 60 menit aktivitas fisik tidak terstruktur (bermain
    bebas).

Jadi, tetap bebaskan anak main yuk bun, agar mereka lebih menikmati perkembangannya.

Semoga bermanfaat!
(diolah dari berbagai sumber)

photo-1513042966058-0ac1891fdc2d

Melukis Telur, Kegiatan Liburan Yang Menyenangkan!

Siapa bilang melukis itu rumit? Siapa bilang juga melukis membutuhkan bahan- bahan yang sulit didapat?

Faktanya Anda bisa berbagi keceriaan bersama anak-naka dengan cara super murah lagi menyenangkan!

Kegiatan inipun bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Sayangnya banyak yang berpikir menggambar/melukis hanya dipelajari hanya TK (porsinya banyak), padahal melukis/menggambar itu harus terus di kembangkan hingga dewasa atau di lakukan terus, seperti halnya ilmu-ilmu lainnya, bahkan dengan ini kita bisa mempertajam kinerja otak.

Karena otak kanan berperan untuk mengembangkan imajinasi manusia, maka sangat berguna sekali ketika mereka bekerja atau berdampingan dengan ilmu-ilmu yang dia pakai pada saat nantinya.

Belajar seni lukis atau mengasah atau mengembangkannya bukan untuk seseorang menjadi pelukis atau seniman.

Karena pada awalnya ilmu ini dipergunakan sebagai pengembangan/mengasah kecerdasan pada otak kanan. yaitu Mengasah motorik halus, melatih fokus pada pekerjaan, emosional, kreatifitas, menjaga keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri sehingga otak tidak mudah stress ketika menghadapi persoalan aritmatik atau sosial.

Melalui kegiatan ini juga menjadi hal yang menyenangkan dan tentunya mendekatkan ikatan keluarga dengan berbagi pendapat akan warna dan bentuk yang akan dikreasikan pada dasar kulit telur. Menarik ya!

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

(diolah dari berbagai sumber)

rice-field-bali_1385-1643

Berbagai Manfaat Liburan Di Suasana Pedesaan

Semakin padatnya suasana perkotaaan dengan polusi yang mengelilingi tentu terkadang kita ingin menyempatkan diri beristirahat sejenak dengan udara sejuk layakanya di sebuah pedesaan. Nyatanya tak hanya merasakan udara sejuk yang dapat Anda peroleh, namun lebih dari itu. Simak ulasan berikut ini yuk!

  1. Melatih kemandirian anak
    Saat berada di tempat outbond anak akan berkenalan dengan teman baru saat melewati
    halang rintang, anak juga diuji untuk mengasah ketangkasannya menghadapi tali jaring, dan
    berbagai rintangan yang menguji kemandiriannya melewati masalah.
  2. Anak tidak mudah alergi
    Di liburan ala pedesaan tentu tidak akan jauh dari yang namanya lumpur, saat anak
    dikenalkan dan biasa bermain lumpur Tim peneliti dari School of Medicine, University of
    California, Amerika Serikat, mengungkapkan penemuan yang mendukung “hipotesis
    higienis”. Isi hipotesis menyebutkan semakin banyak orang terpapar bakteri, maka tubuhnya
    akan lebih tahan terhadap penyakit dan terhindar dari alergi. Paparan bakteri pada masa
    kecil akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dari penyakit.
  3. Anak tidak takut dengan binatang
    Bertemu dengan aneka hewan jinak seperti, ayam, kelinci, domba dan kambing belajar
    merawatnya menjadikan anak tumbuh tidak sebagai penakut saat dewasa nanti.
  4. Sarana mendekatkan hubungan keluarga
    Saat menikmati suasana liburan bertukar cerita, berbagai tawa dan dan suka menjadikan tali
    kekeluargaan menajdi rekat dan hangat.
    Ingin merasakan sensasi liburan suasana pedesaan yang mengasyikan dan mendapatkan manfaat
    seperti yang ada di atas? Yuk datang ke Saung Domba Edupark!
    SAUNG DOMBA EDUPARK, Wisata Edukasi yang berlokasi di daerah Bogor dengan konsep alam dan
    murah memberikan pengalaman terbaik pada suasana liburan Anda��

Sumber : saungdombaedupark

photo-1507759244195-868223d63143

Manfaat Memberikan Hewan Peliharaan Kepada Si Kecil

Tak dapat disangkal sebagian orang tua tidak akan mengizinkan anaknya memiliki hewan peliharaan.
Dengan alasan yang bervariasi. Orang tua sebisa mungkin menolak permintaan sang anak.
Alasan umumyang biasa di lontarkan tak jauh dari, ‘emang kamu bisa kasih makan yang teraktur ke
dia’ atau ‘nanti kalau sakit gimana’ bahkan hal yang paling ekstrim ‘kalau hewannya mati kamu
yang dosa lho’
Bukannya setiap makhluk memang punya batas umurnya masing-masing? Yang penting bagaimana
kita menjaga dan mengurusnya dengan maksimal, insha Allah hewan peliharaan akan hidup sesuai
batas umurnya. Diluar dari faktor diatas nyatanya memelihara binatang sangat berpengaruh
terhadap tumbuh kembang anak Lho. Apa saja sih? Yuk kita tengok penjelasan berikut.

  1. Membantu anak belajar
    Sejumlah pendidik anak telah lama mengetahui bahwa memiliki peliharaan dapat sangat
    membantu perkembangan belajar dari anak berkebutuhan khusus. Sekarang mereka
    menemukan bahwa semua anak bisa mendapatkan keuntungan dari kehadiran seekor
    sahabat berbulu dan berkaki empat. Dalam satu penelitian, anak-anak diminta untuk
    membaca keras-keras di depan teman sebaya, orang dewasa, dan anjing. Peneliti memantau
    tingkat stres mereka, dan menemukan bahwa anak-anak akan paling santai saat berada di
    sekitar hewan, bukan manusia.
  2. Menjaga kesehatan anak
    Menurut sebuah studi oleh Dennis Ownby, MD, seorang dokter anak dan kepala departemen
    alergi dan imunologi di Medical College of Georgia, memiliki hewan peliharaan benar-benar
    mengurangi risiko anak terkena alergi tertentu. Anak-anak yang memiliki hewan peliharaan
    di rumah juga lebih jarang menunjukkan hasil tes kulit positif terhadap alergen dalam
    ruangan seperti bulu hewan dan debu tungau — juga untuk alergen outdoor seperti serbuk
    sari bunga dan getah tanaman.
    Manfaat lain dari memeliharan hewan di rumah? Memandikan, bermain, atau membelai
    makhluk berbulu dapat menurunkan tingkat stres — dan ini tidak hanya berlaku bagi ibu dan
    ayahnya, namun juga untuk anak-anak.
  3. Mengajarkan anak rasa tanggung jawab, kasih sayang, dan kepedulian
    Rasa empati bisa muncul dan berkembang sejak anak masih dangat dini. Ha tersebutt bisa
    dilatih dari memberi anak hewan peliharaan. Dengan terlibat langsung dalam mengurus
    peliharaannya, anak akan menyadari bahwa hewan peliharaan, sama seperti manusia —
    membutuhkan makanan, tempat tinggal, olahraga, dan cinta. Ini kemudian mengajarkannya
    pelajaran berharga tentang empati dan kasih sayang.
    Bahkan balita termuda sekalipun dapat sedikit banyak belajar tentang tanggung jawab
    dengan adanya hewan peliharaan di rumah. Itu karena empati dan belas kasih bukanlah
    kualitas yang tiba-tiba muncul di usia dewasa ketika kita membutuhkannya. Dan Anda tidak
    belajar untuk menjadi orang yang penuh kepedulian hanya karena Anda diperlakukan
    demikian sebagai seorang anak. Kita perlu sarana untuk mengasah sifat ini semenjak masih
    muda.
  4. Memberikan rasa nyaman dan mendorong kepercayaan diri anak
    Ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak yang punya hewan peliharaan di rumah
    memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi. Mungkin karena mereka memiliki makhluk
    berkaki empat (atau berkaki dua) untuk dicintai dan yang balik mencintai mereka apa
    adanya, juga seorang teman curhat yang tidak pernah menghakimi sekaligus teman bermain
    dengan ketika tidak ada orang lain di sekitar.
    Kemudian, ketika anak Anda mulai sekolah, hewan peliharaan memberikan anak suatu topik
    menarik untuk diperbincangkan dan berbagi minat yang sama dengan anak-anak lain.
  5. Memperkuat ikatan keluarga
    Perawatan hewan peliharaan seringnya menjadi bintang utama dari kegiatan bersama dalam
    keluarga. Entah untuk memberi makan, memandikan ataudiajak bermain dipekarangan
    rumah sekitar. Menghabiskan waktu bersama seperti ini membantu keluarga tumbuh lebih
    kuat dan lebih dekat, sekaligus juga memberi waktu untuk bersantai sejenak di tengah
    kehidupan sehari-hari yang selalu dikejar waktu.
    Dengan lima alasan ini semoga dapat membantu Anda untuk menimbang dan memberi masukan
    yang berharga pada piliihan Anda memiliki hewan peliharaan. Semoga bermanfaat!
    Sumber : hellosehat.com
Manfaat Menggambar

Manfaat Menggambar Di Luar Ruangan Bagi Tumbuh Kembang Anak

Menggambar adalah hal yang menyenangkan dan memiliki nilai kreativitas. Pada anak kreativitas sangat baiik karena membantu sistem motorik yang terus berkembang seiring pertumbuhannya. Utnuk itu berikut dertan manfaat lainnya untuk anak dari menggambar di luar ruangan.

1. Memiliki banyak inspirasi

Inspirasi memang datang darimana saja. Salah satu yang paling besar terdapat di  alam terbuka. Rekam visual yang mengajak anak menjelajahi sekelilingnya membuat ia lebih banyak terbuka untuk insirasi ditambah dari imajinasinya yang tergolong masih tinggi.

2. Kreativitas berkembang

Dari perpaduan imajinasi dan inspirasi yang ia dapat tentu akan menghasilkan karya yang baru. Karya mennggambar inilah yang membuat kita dapat melihat bahwa kreativitas anaka sudah makin berkembang.

3. Memiliki kemampuan obsevasi tinggi

Dengan terbiasa bermain di alam,melihat sekitadr dan merasakan segalanya lebih peka dan jelas  memiliki keuntungan sendiri pada anak. Anak memiliki pertimbangan-pertimbangan saat melakukan sesuatu mengira-ngira dari apa ynag sudah ia lihat dan rasakan. Ini juga yang membuatnya memiliki kemampuan observasi tinggi.

4. Sarana refreshing pikiran dan tubuh

Bukan rahasia lagi melihat alam hiaju dan mendengar suasana alam yang masih asri membuat tubuh menerima dengan baik bahwa ia butuh di refresh pun dengan pikiran. Aank menjadi tidaj mudah jenuh dan mendapat penyegarannya lagi sehingga kesehariannya tidak menjenuhkan.

5. Dapat menyehatkan tubuh  

Menghirup udara segar sambil berjalan-jalan di alam menjadi hal yang tidak disaradi menjadi olahraga kecil yang menyehatkan buah hati. Pun dengan Anda yang senantiasa mengawasi. Tak hanya anak. Orangtua pun mendapatkan manfaat kegiatannnya.

Asik ya melukis di alam terbuka. Yuk kalian coba sendiri sensasinya dan kumpulkan ide kreatif kalian   semoga bermanfaat !

(diolah dari berbagai sumber )

#kreatif #melukis #menggambar #mewarnai #melukis #cintaalam #cintalingkungan #bermain #belajar #cinta #anak #family #happyfamily #ternak #domba #kambing #kuda #kelinci #ayamkalkun #ikan #burung #binatang#animal #edukasi #education #edukasianak #anakanak #memory #kasihsayang #belajarpeka #cintalingkungan  #liburan #liburanseru

26805334_2040351602648254_5550376376822807000_n

Ini Loh Manfaat Tersembunyi Dari Mengenalkan Hewan Pada Anak di Wisata Edupark

Memberi edukasi pada anak nyatanya dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah mengenalkannnya pada hewan secara langsung. Metode  ini tentu bukan hanya sekedar menambah informasi nama-nama hewan terbaru dalam memori anak. Maka dari itu yuk kenali lebih dalam manfaat yang didapat dari pengenalan hewan pada anak.

  1. Belajar Menghormati Sesama Makhluk Hidup

Tak hanya sesama manusia , makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan juga harus dihargai kehidupannya. Dengan bertemu dengan hewan secara langsung anak kan menghargai hewan bahwa mereka layak hidup dan diperlakukkan dengan baik.

 

  1. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa si Kecil

Di edupark mungkin pertama kalinya anak mengenal lebih dekat hewan yang sebelumnya belumpernah ia ketahui dan sentuh secara angsung. Saat itulah  anak mulai berinteraksi dengan hewan tersebut, mengajak berbicara serta mengetahui ciri fisiknya lebih detail. Saat itulah ia bisa mereview hewan yang  telah ia jumpai dirumah bersama orang tua. Tak sekadar efektif untuk mengenalkan anak pada aneka jenis hewan, hal ini secara tak langsung juga turut meningkatkan kemampuan berbahasa si Kecil.

 

  1. Belajar Mengenal Lingkungan Lebih Baik

Wisata di wahana edupark  juga membantu si Kecil belajar mengenal lingkungan lebih baik lagi lho Bunda. Contohnya, saat berkeliling wahana bersama kawan atau orang tua dan menyaksikan hewan serta memberi makan secara langsung anak akan paham s ternyata hewan memiliki makanan yang berbeda-beda. Cara hidup di lingkungannya pun beda. Pengetahuan baru ini tentu membuat si Kecil mengenal lingkungan dengan lebih baik lagi, bukan?

  1. Belajar Mengendalikan Rasa Takut

Dengan bentuk tubuh hewan yang berbeda, ada yang lebih kecil, setara bahkan lebih besar dari tubuh anak. Biasanya anak akan takut dan enggan mendekati hewan tersebut. maka, pengertian dari orang tua atau pun pemandu wisata akan memberikan gambaran yang lebih terbuka pada anak untuk tidak takut menghadapi hewan yang tidak  bisasa ia jumpai.

  1. Anak menjadi lebih aktif

Saat anak di rumah ruang geraknya akan lebih terbatas.berbeda saat ia berada di alam bebas, terutama dengan permainan kelompok yang menuntut anak aktif dalam berinteraksi pada sekitar dan bergerak dengan bebas yang secara tidak langsung membantu olah fisiknya.

 

Ternyata banyak ya Bun manfaat dari mengenalkan hewan di wisata edupark. Ingin mengenalkan hewan kepada anak dengan cara yang menyenangkan sekaligus mendapatkan edukasi kunjungi wisata bermain dan belajar Saung Domba Edupark. Lokasi yang strategis dan luas tak hanya sebagai sarana wisata anak Edupark sangat pas untuk wisatakeluarga ataupun sekolah.

 

Facebook : Sde Edupark

Instagram : saungdombaeduparkk

Website : www.saungdombaedupark.com

Telp / WA : 0217863834 / 0819 111 222 05

 

Jl. Pemuda Raya, Gg. Mesjid At-Taqwa RT.02 / RW 04, Desa, Citayam, Sasak Panjang, Tajur Halang, Bogor, West Java 16320

 

#binatang #hewan #infobinatang #cintabinatang #menyayangi makhlukhidup #bermain #belajar #cinta #anak #family #happyfamily #ternak #domba #kambing #kuda #kelinci #ayamkalkun #ikan #burung #binatang#animal #edukasi #education #edukasianak #anakanak #memory #kasihsayang #belajarpeka #cintalingkungan  #liburan #liburanseru

anak kambing etawa

Khasiat Susu Kambing Yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Siapa yang tak menyukai susu sapi? Di Indonesia Susu sapi sudah menjadi hal yang lumrah dikonsumsi. Tak hanya di Indonesia Peneliti di Amerika juga melihat perilaku yang sama pada masyarakat negeri Paman Sam tersebut.

Ironisnya, terdapat banyak keluhan pada orang-orang yang mengkonsumsi susu sapi dengan indikasi perut kembung, bergas, dan ganggungan lainnya.

Saat ini susu kambing menjadi altenatifnya terutama dari kambing organik dan saat susu masih mentah atau segar. Kambing sendiri mengambil 2% pengaruh pada pasokan susu global. Lalu apa yang dirasakan oleh penikmat susu kambing? Mereka menyatakan resiko alergi dan keluhan pada pencernaan lebih  rendah.

Susu kambing memberikan banyak manfaat. Hal ini didukung dengan tidak adanya efek negatif seperti yang terdapat pada susu sapi. Berikut beberapa manfaat tersebut.

  1. Reaksi pada Peradangan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa salah satu manfaat utama susu kambing adalah tidak menyebabkan peradangan. Hal tesebut menjadi alasan besar mengapa lebih mudah bagi orang-orang yang mengalami peradangan usus untuk minum susu kambing daripada susu sapi.

  1. Ramah Lingkungan

Kambing membutuhkan ruang dan makan lebih sedikit makanan daripada sapi.  Areal untuk 2 ekor sapi setara untuk areal enam ekor kambing.

  1. Mendukung Metabolisme

Studi yang dilakukan oleh USDA dan Prairie View A & M University menghubungkan susu kambing dengan peningkatan kemampuan untuk memetabolisme besi dan tembaga, terutama di kalangan individu dengan keterbatasan pencernaan dan penyerapan.

  1. Komposisi kimiawi yang mendekati ASI

Manfaat utama susu kambing adalah seberapa dekatnya ASI manusia. Karena memiliki komposisi kimiawi yang jauh lebih dekat dengan susu manusia daripada susu sapi, susu kambing lebih mudah dicerna dan berasimilasi dalam tubuh manusia.

 

  1. Mudah dicerna

Ukuran molekul lemak dalam susu kambing  jauh lebih banyak daripada yang ditemukan pada susu sapi. Hal ini membuat susu kambing lebih mudah dicerna.

 

  1. Tinggi Asam Lemak

Sementara susu sapi mengandung sekitar tujuh belas persen asam lemak, susu kambing rata-rata mencapai tiga puluh lima persen asam lemak, membuatnya lebih bergizi. Faktanya, sampai 50% orang yang mengalami intoleransi laktosa terhadap susu sapi menemukan bahwa mereka dapat dengan mudah mencerna susu kambing, terutama saat masih segar atau murni.

 

  1. Kaya akan Kalsium

Banyak orang khawatir bahwa mereka perlu minum susu sapi untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan mendukung kesehatan tulang. Nyatanya, Susu kambing mengandung kalsium tinggi dan triptofan asam amino, tentu pilihan yang lebih sehat daripada susu sapi bukan?

Sumber : Globalhealingcenter.com

#susukambing #khasiatsusukambing #milkgoat #susukambingetawa  #susukambingsegar #freshgoatmilk #manfaatsusukambing #alternatifsususapi #alergisususapi #susubernafaat #saungdomba #saungdombaedupark