anak kambing etawa

Khasiat Susu Kambing Yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Siapa yang tak menyukai susu sapi? Di Indonesia Susu sapi sudah menjadi hal yang lumrah dikonsumsi. Tak hanya di Indonesia Peneliti di Amerika juga melihat perilaku yang sama pada masyarakat negeri Paman Sam tersebut.

Ironisnya, terdapat banyak keluhan pada orang-orang yang mengkonsumsi susu sapi dengan indikasi perut kembung, bergas, dan ganggungan lainnya.

Saat ini susu kambing menjadi altenatifnya terutama dari kambing organik dan saat susu masih mentah atau segar. Kambing sendiri mengambil 2% pengaruh pada pasokan susu global. Lalu apa yang dirasakan oleh penikmat susu kambing? Mereka menyatakan resiko alergi dan keluhan pada pencernaan lebih  rendah.

Susu kambing memberikan banyak manfaat. Hal ini didukung dengan tidak adanya efek negatif seperti yang terdapat pada susu sapi. Berikut beberapa manfaat tersebut.

  1. Reaksi pada Peradangan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa salah satu manfaat utama susu kambing adalah tidak menyebabkan peradangan. Hal tesebut menjadi alasan besar mengapa lebih mudah bagi orang-orang yang mengalami peradangan usus untuk minum susu kambing daripada susu sapi.

  1. Ramah Lingkungan

Kambing membutuhkan ruang dan makan lebih sedikit makanan daripada sapi.  Areal untuk 2 ekor sapi setara untuk areal enam ekor kambing.

  1. Mendukung Metabolisme

Studi yang dilakukan oleh USDA dan Prairie View A & M University menghubungkan susu kambing dengan peningkatan kemampuan untuk memetabolisme besi dan tembaga, terutama di kalangan individu dengan keterbatasan pencernaan dan penyerapan.

  1. Komposisi kimiawi yang mendekati ASI

Manfaat utama susu kambing adalah seberapa dekatnya ASI manusia. Karena memiliki komposisi kimiawi yang jauh lebih dekat dengan susu manusia daripada susu sapi, susu kambing lebih mudah dicerna dan berasimilasi dalam tubuh manusia.

 

  1. Mudah dicerna

Ukuran molekul lemak dalam susu kambing  jauh lebih banyak daripada yang ditemukan pada susu sapi. Hal ini membuat susu kambing lebih mudah dicerna.

 

  1. Tinggi Asam Lemak

Sementara susu sapi mengandung sekitar tujuh belas persen asam lemak, susu kambing rata-rata mencapai tiga puluh lima persen asam lemak, membuatnya lebih bergizi. Faktanya, sampai 50% orang yang mengalami intoleransi laktosa terhadap susu sapi menemukan bahwa mereka dapat dengan mudah mencerna susu kambing, terutama saat masih segar atau murni.

 

  1. Kaya akan Kalsium

Banyak orang khawatir bahwa mereka perlu minum susu sapi untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan mendukung kesehatan tulang. Nyatanya, Susu kambing mengandung kalsium tinggi dan triptofan asam amino, tentu pilihan yang lebih sehat daripada susu sapi bukan?

Sumber : Globalhealingcenter.com

#susukambing #khasiatsusukambing #milkgoat #susukambingetawa  #susukambingsegar #freshgoatmilk #manfaatsusukambing #alternatifsususapi #alergisususapi #susubernafaat #saungdomba #saungdombaedupark

5 faktor Utama Edukasi Alam Dapat Menambah Kecerdasan Anak

‘Sekali mendayung dua tiga pulau terlampau’  istilah tersebut tentunya tak asing di telinga kita. hanya dengan satu pekerjaan kita pun mendapatkan beberapa hasil atau keuntungan. Peribahasa tersebut rupanya sama pada penerapan edukasi alam.

Bukan karena sebutannya ‘edukasi’ lantas penerapannya hanya belajar seperti di belakang meja belajar. Edukasi alam adalah metode pembelajaran yang  dilakukan di alam memanfaat objek-objek alam sekitar anak untuk menambah ilmu pengetahuan.

Terdapat banyak manfaat saat anak mendapatkan edukasi di alam terbuka. Berikut beberapa fakta dari edukasi alam…

  1. Memenuhi kebutuhan fisik

Hal yang paling dibutuhkan saat belajar di alam adalah pergerakan siswa yang tak hanya dititik tertentu. Terdapat kegiatan olah fisik yang mengharuskan anak bergerak.  Sebuah penelitian terbaru di Medical College of Georgia di Augusta menemukan bahwa ketika anak-anak yang kelebihan berat badan pada usia 7 sampai 11 dan berolahraga selama 20 atau 40 menit sehari, mengalami perbaikan fungsi kognitif otak setelah 13 minggu.Hal tersebut terjadi karena gerak mengaktifkan daerah penting di otak yang mempengaruhi daya pikir anak.

1. Meremajakan Otak

Seperti halnya orang dewasa yang membutuhkan liburan  di tengah padatnya kesibukan kantor. Anak-anak pun tentunya lebih membutuhkan refreshing  agar mental ototnya dapat beristirahat. Menghabiskan waktu di luar rumah pun disinyalir dapat meningkatkan fungsi otak anak, terutama perhatian, konsentrasi, kontrol impuls dan memori.

2. Berpengetahuan Lebih

Kenapa anak yang belajar melalui alam dapat pengetahuan lebih? Karena segala materi pelajaran yang telah didapat anak saat berada di ruang kelas dapat ia lihat dan rasakan, semua indra tubuh berkoordinasi untuk mengenal lebih apa yang sudah diketahui anak.

3. Baik untuk Penglihatan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Cambridge University, Inggris, kegiatan di luar ruangan dapat mencegah anak-anak terkena rabun jauh. Apalagi, pada usia anak-anak, mereka perlu fokus melihat objek yang lebih jauh. Dengan paparan cahaya alami ketika mereka berada di luar rumah maka penglihatan mereka akan meningkat.

4. Kekebalan tubuh Meningkat

Tagline  ‘berani kotor itu baik’ sepertinya hal yang paling tepat menggambarkan suasana ini. Faktanya Berbagai data menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh kita akan berfungsi dengan baik ketika kita terpapar mikroba, organisme, dan juga keanekaragaman pola makan dan lingkungan. Paparan tersebut bisa melalui saluran pencernaan, hidung, atau sistem pernapasan.

 

Itu sebabnya, Mama perlu membiarkan anak bermain kotor-kotoran di luar ruangan. Karena paparan terhadap organisme yang beranekaragaman pada tumbuhan, tanah, tanaman, dan lain sebagainya, memengaruhi penurunan alergi.

 

Semoga bermanfaat !

 

Ingin anak Anda merasakan petualangan belajar, bertamasya sekaligus bermain dengan hewan ternak pet dan hewan lucu lainnya? Temukan segala keseruannya di Saung Domba Edupark, Sarana Edukasi berintegrasi

 

#manfaatedukasialam #bermain #belajar #cinta #anak #family #happyfamily #ternak #domba #kambing #kuda #kelinci #ayamkalkun #ikan #burung #binatang#animal #edukasi #education #edukasianak #anakanak #memory #kasihsayang #belajarpeka #cintalingkungan  #liburan #liburanseru